Rabu, 04 April 2012

Menghitung Nilai Siswa

1. Listing

/**
* @(#)menghitungnilai.java
*
*
* @author
* @version 1.00 2012/4/4
*/

import java.util.*;
public class menghitungnilai {

public static void main (String [] args)
{
// Membuat variabel
double hadir,tugas,ujian,akhir,a,b,c;
String grade,siswa;

System.out.println("\nPENGHITUNGAN NILAI");
// Membuat objek
Scanner input = new Scanner(System.in);
// membuat inputan
System.out.print("Nama :");
siswa=input.next();
System.out.print("Hadir :");
hadir=input.nextDouble();
System.out.print("Nilai Tugas :");
tugas=input.nextDouble();
System.out.print("Nilai Ujian :");
ujian=input.nextDouble();

// penghitungan
a=hadir*20/100;
b=tugas*30/100;
c=ujian*50/100;

akhir=a+b+c;

// Percabangan
if (akhir>=80)
grade="A";
else if(akhir>=70&&akhir<80)
grade="B";
else if (akhir>=59&&akhir<70)
grade="C";
else
grade="D";

// tampilan
System.out.println("\n------------------------------------------------");
System.out.println("\nNama Siswa:"+siswa);
System.out.println("Dengan Nilai Yang Dipersentasikan");
System.out.println("Hadir :"+a);
System.out.println("Tugas :"+b);
System.out.println("\nSiswa yang Bernama"+siswa);
System.out.println("\n Jadi Siswa yang Bernama "+siswa);
System.out.println("Nilai Akhir Sebesar"+akhir);
System.out.println("Grade:"+grade);

}


}


2. Hasil

Sabtu, 31 Maret 2012

Menghitung Luas dan Keliling Lingkaran

1. Coding

/**
* @(#)luasdankelilinglingkaran.java
*
*
* @author
* @version 1.00 2012/3/31
*/

import java.io.*;
public class luasdankelilinglingkaran {

public static void main(String args[]){

try{

float nilair;

float kel;

float luas;

float pi = 3.14f;

System.out.println("Menghitung Luas Dan Keliling Lingkaran");

System.out.print("Masukan Jari Jari R:");

BufferedReader r = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));

nilair = Float.parseFloat(r.readLine());



kel = 2 * pi * nilair;

luas = pi * (nilair * nilair);

System.out.println("Luas Lingkaran : " + luas);

System.out.println("Keliling Lingkaran : " + kel);

}

catch (IOException ie){

System.out.println(ie.getMessage());

}

}


}


2. Hasil


Menghiting Luas dan Keliling Menggunakan Program Java

Untuk menghitung luas dan keliling pada Persegi Panjang dan Segitiga maka diperlukan coding sebagai berikut:

/**
* @(#)hitungan.java
*
*
* @author
* @version 1.00 2012/3/31
*/

// Karena menggunakan InputBufferdReader maka menggunakan java.io

import java.io.*;
public class hitungan {

public static void main (String[] args) throws Exception
{
InputStreamReader aku=new InputStreamReader(System.in);
BufferedReader satu=new BufferedReader(aku);
//Variabel
String a1,a2,a3,a4,a5;
double m1,m2,m3,m4,m5,m6,m7,m8,m9;

//Masukan Data
System.out.println("\n Menghitung luas dan keliling");
System.out.println();
System.out.print("Input Panjang :");
a1=satu.readLine();
System.out.print("Input Lebar :");
a2=satu.readLine();
System.out.print("Input Tinggi :");
a3=satu.readLine();
System.out.print("Input Alas :");
a4=satu.readLine();
System.out.print("Input Sisi :");
a5=satu.readLine();

//Konversi Tipe Data
m1=Double.parseDouble(a1);
m2=Double.parseDouble(a2);
m3=Double.parseDouble(a3);
m4=Double.parseDouble(a4);
m5=Double.parseDouble(a5);

//m6=Luas persegi panjang, dengan rumus=panjang*lebar
//m7=Keliling, dengan rumus:2*(panjang+lebar)
//m8=Luas Segitiga, dengan rumus=1/2*(alas*tinggi)
//m9=Keliling Segitiga, dengan rumus=sisi+sisi+sisi
m6=m1*m2;
m7=2*(m1+m2);
m8=0.5*(m3*m4);
m9=(m3+m4+m5);

//HASIL
System.out.println("\n--------------------------------------------------------------------------------------------------");
System.out.println("\n Luas Persegi Panjang ="+m6);
System.out.println("\n Luas Segitiga ="+m8);
System.out.println("\n Keliling Persegi Panjang ="+m7);
System.out.println("\n Keliling Segitiga ="+m9);

}


}


Hasil


Selasa, 27 Maret 2012

Method dan Parameter pada Java

Method
Sebuah method adalah bagian-bagian kode yang dapat dipanggil oleh program utama atau dari method lainnya untuk menjalankan fungsi yang spesifik di dalam kelas. Method dapat dibagi menjadi fungsi dan prosedur. Fungsi adalah bagian atau sub dari program yang mempunyai algoritma tertentu dalam menyelesaikan suatu masalah dengan mengembalikan hasil. Prosedur adalah bagian atau sub dari program yang mempunyai algoritma tertentu dalam menyelesaikan suatu masalah tanpa mengembalikan suatu nilai hasil. Secara umum method dalam java adalah sebuah fungsi.

Berikut adalah karakteristik dari method :
1. dapat mengembalikan satu nilai atau tidak sama sekali
2. dapat diterima beberapa parameter yang dibutuhkan atau tidak ada parameter sama sekali. Parameter bisa juga disebut sebagai argumen dari fungsi
3. setelah method telah selesai dieksekusi, dia akan kembali pada method yang Memanggilnya.

Deklarasi sebuah method
Method terdiri atas dua bagian yakni :
1. Method declaration
2. Method Body

Method dapat digambarkan sebagai sifat (behavior) dari suatu class. Untuk mendefinisikan method pada dalam class digunakan sintaks sintaks
[modifier] nama_method( [parameter] ) { methode body }

Contoh : public int Perkalian (int y;int z) { methode body }

Modifier pada method
Modifier menentukan level pengaksesan sebuah method. Hal ini menentukan apakah sebuah method bias diakses oleh objek lain, objek anak, objek dalam satu paket atau tidak dapat diakses oleh suatu object sama sekali berikut adalah beberapa jenis level access:
• Public
Atribut ini menunjukan bahwa fungsi/method dapat diakses oleh kelas lain.
• Private
Atribut ini menunjukan bahwa fungsi atau method tidak dapat diakses oleh kelas lain
• Protected
Atribut ini menunjukan bahwa fungsi atau method bisa diakses oleh kelas lain dalam satu paket dan hanya kelas lain yang merupakan subclass nya pada paket yang berbeda.
• Tanpa modifier
Atribut ini menunjukan bahwa method dapat diakses oleh kelas lain dalam paket yang sama.
• Abstract
Fungsi tidak memiliki implementasi.
• Final
Method tersebut tidak dapat dioverride oleh kelas turunan.
• Static
Method dapat diakses tanpa harus melakukan instantiasi terlebih dahulu.


Contoh 1:

1. public class Main
2. {
3. public static void main(String[] args)
4. {
5. Print();
6. }
7. static void Print()
8. {
9. System.out.println("Method Print Sukses Dipanggil!!!");
10. }
11. }

Contoh 2:

1. public class Main
2. {
3.
4. public static void main(String[] args)
5. {
6. Maksimum(5, 7);
7. }
8. static void Maksimum(int a, int b) {
9. if(a>b) {
10. System.out.println("Nilai Maksimumnya Adalah : "+a);
11. }
12. else if(a

Parameter
Bagian parameter diisi dengan parameter-parameter fungsi yang diperlukan. Parameter apabila lebih dari satu akan dipisahkan dengan tanda koma (“,”) parameter-parameter pada fungsi-fungsi di java akan di by pass value yang artinya pada tiap fungsi tidak akan dapat merubah isi dari variable parameter yang dimasukan.

Untuk memanggil method dapat digunakan sintaks sebagai berikut:
namaObyek.nama_method( [parameter] );

Contoh :

class manusia {
int tinggi, berat;
void init(int x, int y) {
tinggi = x;
berat = y; }
public static void main(String args[]) {
manusia putri = new manusia(); //pembuatan objek manusia
putri.init(170,50); //memanggil method init dgn mngirim nilai 170&50
System.out.println(“tinggi = “+ utrid.tinggi + “ berat = “+ utrid.berat); }
}
out : tinggi = 170 berat = 50

Referensi:
1. jamilah.staff.gunadarma.ac.id/.../CLASS+DAN+OBYEK+Java1.doc
2. viyan.staff.gunadarma.ac.id/.../3_Pengertian_Class_Object_Method.p
3. http://djogjakarta.blogdetik.com/hr/method-pemograman-java/
4. http://yohandamandala.blogspot.com/2009/11/method-in-java.html

Membentuk Segitiga Bintang

Berikut ini adalah listing untuk membentuk segitiga bintang:

/**
* @(#)tugas2.java
*
*
* @author
* @version 1.00 2012/3/28
*/


public class tugas2 {
public static void pertama()
{
for (int a=0;a<6;a++)
System.out.print("*");
}
public static void kedua()
{
for (int a=0;a<5;a++)
System.out.print("*");
}
public static void ketiga()
{
for (int a=0;a<4;a++)
System.out.print("*");
}
public static void keempat()
{
for (int a=0;a<3;a++)
System.out.print("*");
}
public static void kelima()
{
for (int a=0;a<2;a++)
System.out.print("*");
}
public static void keenam()
{
for (int a=0;a<1;a++)
System.out.print("*");
}


public static void main(String[] args)
{
System.out.println("Segitiga Bintang Bernilai 4");
System.out.println();
pertama();
System.out.println();
kedua();
System.out.println();
ketiga();
System.out.println();
keempat();
System.out.println();
kelima();
System.out.println();
keenam();
System.out.println("\n");

}


}

Hasil





Kalkulator


Berikut ini adalah listingnya:

/**
* @(#)calculator.java
*
*
* @author
* @version 1.00 2012/3/28
*/


class calculator {


int a1;
int a2;
int a3;
int tambah ()
{
return a1 + a2;
}
int kurang ()
{
return a1 - a2;
}
void hitung (int a1,int a2,int a3)
{
a1 = a1;
a2 = a2;
a3 = a3;

}


}


/**
* @(#)calculatorhitung.java
*
*
* @author
* @version 1.00 2012/3/28
*/


public class calculatorhitung {

public static void main(String [] args)
{
calculator calculatorhitung = new calculator();
int tambah;
int kurang;
int bagi;
int kali;
int hitung;
calculatorhitung.a1 = 40;
calculatorhitung.a2 = 15;
calculatorhitung.a3 = 10;
System.out.println();
System.out.println(" Jumlah Tambah dan Kurang adalah : ");
System.out.println();
tambah = calculatorhitung.a1+calculatorhitung.a2;
System.out.println("Jumlah 40 + 15 adalah : " + tambah);
kurang = calculatorhitung.a2-calculatorhitung.a3;
System.out.println("Jumlah 15 - 10 adalah : " + kurang);
calculatorhitung.hitung (40,15,10);
System.out.println();

}


}

Hasil



Method

Selasa, 20 Maret 2012

Konsep Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) dan Konsep Java

1. Konsep Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)

Kata Program dan Pemrograman mungkin sudah tidak asing didengar, tetapi apakah sebenarnya Program itu dan apa bedanya dengan Pemrograman ?

Program adalah suatu bentuk aplikasi atau bisa juga disebut software yang dibuat dengan menggunakan Bahasa Pemrograman dan dapat menyelesaikan suatu Tugas, Fungsi, Perhitungan dengan menggunakan komputer.

Bahasa Pemrograman merupakan kumpulan perintah-perintah yang dimengerti komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

Sedangkan Pemrograman atau Programming merupakan teknik untuk membuat suatu Program dengan menggunakan Bahasa Pemrograman.

Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming) merupakan teknik membuat suatu program berdasarkan objek. Untuk lebih memudahkan pemahaman tentang objek, saya beri sebuah contoh : Meja, Kursi, Jam Dinding dan yang lainnya merupakan contoh objek.

Objek yang disebutkan tadi umumnya berada didalam sebuah ruangan, ruangan apabila kita melihatnya dari sebuah rumah bisa juga dikategorikan sebuah objek dan rumah jika dilihat dari cara pandang yang lebih luas lagi juga merupakan objek. Jadi sebuah Objek merupakan suatu bentuk atau model yang tergantung dari cara pandang objek dimaksud.

Meja, Kursi, Jam Dinding ada dalam sebuah Ruangan. Ruang A, Ruang B, dan Ruang yg lain berada dalam sebuah Rumah. Rumah 1, Rumah 2 dan Rumah yang lain juga berada didalam suatu tempat yang lebih luas yaitu Bumi, Dan seterusnya. Dan bukan tidak mungkin didalam Objek Jam Dinding terdapat objek-objek yang lain yang lebih kecil misalnya Batterai, Gear, dan lain-lain. Cara pandang kita dari sebuah Ruangan, Rumah atau Bumi merupakan Class apabila kita melihatnya dalam Pemrograman.

Setiap objek memiliki Atribut dan Method. Atribut adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan karakteristik objek. Seperti Tipe, Model, Pintunya, Kusennya menggunakan kayu apa?, Warna Catnya, merupakan salah satu atribut dari Rumah. Sedangkan Method dari Rumah adalah dapat melindungi dari panas, hujan, angin. Jadi Method merupakan Fungsi atau segala sesuatu yang dapat dilakukan Objek. Tanpa harus berteori lagi, kita coba langsung pemahaman tentang Objek dalam Pemrograman dan untuk Bahasa Pemrogramannya saya menggunakan Java. Mengapa Java? Karena pengelolaan Objek didalam Java lebih mudah dipahami.


2. Konsep Java

Asumsi saya, alat pendukung (Tools) pemrograman java sudah terinstall dalam komputer anda. Apabila belum anda dapat men-download-nya, yang diperlukan adalah Compiler java
(http://java.sun.com/j2se/1.4.2/download.html ) dan sebuah teks editor (http://www.textpad.com ) atau dapat menggunakan Notepad pada Windows.

Apakah Java?
Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan Smalltalk, namun dirancang agar lebih mudah dipakai dan ¬platform independent, yaitu dapat dijalankan di berbagai jenis sistem operasi dan arsitektur komputer¬¬. Bahasa ini juga dirancang untuk pemrograman di Internet sehingga dirancang agar aman dan portabel.

1. Jalankan TextPad pada komputer anda
2. Ketiklah kode Program berikut ini, pada jendela utama TextPad. (“Perhatikan penulisannya !”)
//Latihan pertama
public class Pertama
{
public static void main(String[]args)
{
System.out.println("Kode Program Pertamaku");
}
}
3. Buatlah sebuah Folder (mis: ContohJava) di C: (“ boleh juga selain C: “)
4. Simpanlah Kode Program diatas pada Folder yang telah dibuat, beri nama file : “Pertama.java” tanpa tanda petik (“Perhatikan penulisan nama filenya!”).
5. Lakukan Kompilasi (Compile) kode program yang telah dibuat dengan mengklik Menu Tools,
External Tools, Compile Java. Atau dengan menekan Tombol CTRL + 1. Jika tidak ada yang salah, pada Jendela Output akan ditampilkan pesan “Tools Completed Succesfully”
6. Setelah dikompilasi, jalankan program dengan mengklik Menu Tools, External Tools, Run Java Applications atau dengan menekan tombol CTRL + 2.
7. Sekarang, lihatlah pada folder “ContohJava” terdapat 2 buah file :
- Pertama.java
- Pertama.class

Penjelasan :
Kita mulai dari hasil kompilasi kode program yang membuat 1 (satu) file dengan nama “Pertama.class” file ini adalah hasil dari baris perintah

public class Pertama{

Baris perintah ini adalah untuk membuat sebuah class dengan nama “Pertama”, kata kunci public menandakan bahwa class ini memiliki jangkauan publik atau global artinya class “Pertama” ini dapat digunakan oleh class lain.

Kalau ada class seharusnya ada objeknya dong, lalu yang mana objeknya ? Mungkin pertanyaan anda adalah seperti itu, baik kita lanjutkan penjelasannya.
Coba perhatikan baris perintah
public static void main(String[]args)
{
System.out.println("Kode Program Pertamaku");
}
Masih ingat penjelasan diatas tentang Objek yang memiliki Atribut dan Method, pada baris
public static void main(String[]args) inilah objeknya. Mungkin pertanyaan anda adalah, kalau baris ini adalah objeknya lalu nama objeknya apa, terus atribut dan methodnya mana?

Pada contoh program ini saya belum mendefinisikan sebuah nama objek dengan jelas karena
programnya masih sangat sederhana, untuk contoh ini “main” adalah nama objeknya. berikutnya yang ada didalam (String[]args) Ini adalah Atribut dari objek “main” dan terakhir Methodnya ada pada baris System.out.println("Kode Program Pertamaku"); Pada baris ini objek “main” dengan atributnya “String[]args” melakukan sebuah method yaitu
menampilkan teks/tulisan “Kode Program Pertamaku” pada layar.

Baiklah, sekarang coba ketikan lagi kode program berikut : (“perhatikan penulisannya!”)
//Latihan kedua
public class Rumah //Buat class Rumah
{
//buat method static Meja
public static void Meja()
{
System.out.println("Ada Meja");
}
//method jam dinding
void JamDinding()
{
System.out.println("Ada Jam Dinding");
}
}

• Simpan kode program diatas dengan nama file “Rumah.java”
• Lakukan kompilasi (compile) pada kode program, jika tidak ada pesan error, berikutnya
• Buat lagi satu file baru, ketikan kode progam dibawah ini kemudian simpan file dengan nama “IsiRumah.java”
• Lakukan compile pada kode program dan lihatlah hasilnya!

//Latihan kedua
public class IsiRumah
{
public static void main(String[]args)
{
Rumah.Meja();
Rumah Panggil = new Rumah();
Panggil.JamDinding();
}
}

Penjelasan :
Pada latihan kedua ini kita telah membuat 2 (dua) buah file, yaitu :
1. Rumah.java _ membuat sebuah class dengan nama “Rumah.class”
2. IsiRumah.java _ class yang lain “IsiRumah.class” yang menggunakan class Rumah
Pada file pertama “Rumah.java” diawali dengan membuat sebuah class public “Rumah” agar dapat digunakan pada class yang lain, didalam class “Rumah” terdapat 2 (dua) buah method yaitu “Meja” dan “JamDinding”, perhatikan dari cara penulisannya!

Method “Meja”
public static void Meja()
{
System.out.println("Ada Meja");
}

Kata kunci “public static” digunakan agar method ini mempunyai jangkauan global dan isinya tetap, sedangkan Method “JamDinding” hanya digunakan untuk jangkauan lokal saja
void JamDinding()
{
System.out.println("Ada Jam Dinding");
}

Pada file yang kedua “IsiRumah.java” diawali juga dengan membuat sebuah class public “IsiRumah” didalamnya terdapat method utama “main” dengan Atribut yang digunakan “String[]args” fungsi kode program ini adalah memanggil class “Rumah” untuk digunakan pada class “IsiRumah”, perhatikan cara pemanggilan yang berbeda dari Method yang ada pada class “Rumah”!

Rumah.Meja();

Pada baris ini, karena Method “Meja” menggunakan kata kunci “public static” maka pemanggilannya dapat secara langsung tanpa harus membuat satu objek baru untuk dapat menggunakan/memanggil method pada class lain, seperti method “JamDinding” pada class “Rumah”

Rumah Panggil = new Rumah();

Pada baris ini dibuat satu objek baru dengan nama “Panggil” yang merupakan nama lain dari class “Rumah”, cara memanggilnya adalah seperti pada baris berikut

Panggil.JamDinding();

Kesimpulannya adalah pengelolaan objek dalam Java lebih mudah untuk dipelajari, tentunnya harapan saya juga tulisan ini dapat membantu bagi siapa saja yang ingin memulai untuk belajar Pemrograman dengan Java. Terima Kasih.

Referensi :
1. http://id.wikipedia.org/
2. Jeni-dasarpemrogramanjava.pdf
3. Codenhead-javabasic.pdf
4. http://asepramdhani.files.wordpress.com/2008/06/asep-java-01-konsep-oop-050608.pdf
5. http://www.master.web.id/mwmag/issue/04/content/tutorial-java-1/tutorial-java-1.html
6. http://blog.binadarma.ac.id/usman/wp-content/uploads/2011/07/JENI-Intro2-Bab01-

Jumat, 04 Maret 2011

BOHONG ADALAH AKHLAQ TERCELA

A. Mengindari perilaku bohong seperti Musailamah Al Kadzab


Musailamah adalah seorang tokoh dari bani Hanifah yang mengaku sebagai seorang Nabi. Musailamah telah berbohong kepada masyarakat Arab dengan mengatakan bahwa dirinya adalah seorang Nabi.
Musailamah mempunyai kekuasaan di wilayah Yamamah. Dengan bekal kekuasaannya tersebut ia mengaku sebagai seorang Nabi. Oleh karena itu, tidak heran jika penduduk Yamamah waktu itu banyak yang menikutinya. Akan tetapi, setelah Musailamah meninggal, para pengikutnya tidak ada lagi. Tidak seperti umat Islam, walaupun Nabi Muhammad saw telah wafat, tapi pengikutnya semakin banyak hingga sekarang. Hal ini menunjukkkan bahwa kebenaran akan selalu di ikuti orang sedang kebohongan akan diabaikan orang.

Agar lebih jelas, mari kita pelajari uraian tentang sifat bohong berikut :

1. Pengertian Bohong

Bohong adalah menyatakan sesuatu tidak sesuai dengan kenyataan atau menyatakan sesuatu berlainan dengan sebenarnya. Misalnya, Faktanya merah tetapi dikatakan berwarna putih atau yang lainnya.
Bohong sering disebut juga dusta. Dalam Bahasa Arab, Bohong disebut Kadziba. Musailamah mendapat gelar Al Kadzab karena ia suka berbohong. Berbohong atau berdusta termasuk akhlaq yang tercela karena akan merugikan orang lain. Untuk itu, sebagai anak islam ketika berbicara harus jujur atau mengatakan sesuatu sesuai dengan kenyataanya.

2. Hukum berbohong

Berbohong hukumya dosa besar. Dalam hal ini Nabi saw menjelaskan dalam hadits berikut :

“ Jauhkanlah dirimu dari dusta, karena sesungguhnya dusta itu membawa kepada kejahatan dan sesungguhnya kejahatan itu akan membawa ke Neraka “ ( Muttafaq”alaih )

Kita sering mendengar, baik di radio, televisi, maupun membaca surat kabar, betapa banyak kejahatan penipuan yang telah merugikan banyak orang. Karena merugikan banyak orang tersebut, tidak heran jika berbohong termasuk dosa besar. Nabi Muhammad saw menyatakan bahwa berbohong termasuk salah satu ciri orang munafiq yang nantinya akan dimasukkan kedalam neraka yang paling bawah.
Sebagai anak muslim, kita harus menghindari perilaku bohong dalam kehidupan sehari – hari.

3. Kerugian akibat perilaku bohong

Beberapa kerugian orang yang suka berbohong antara lain sebagi berikut :
a. Hatinya selalu tidak tenang karena takut kebohongannya diketahui orang/ terbongkar
b. Tidak akan dipercaya orang lagi ketika berbicara
c. Dijauhi masyarakat


BERBOHONG ITU AKAN MERUGIKAN DIRI SENDIRI
DAN ORANG LAIN LHO,
MAKA JAUHILAH SIFAT BOHONG.

Rabu, 02 Maret 2011

YUK JAUHI SIFAT DENGKI

A. Menghindari perilaku dengki seperti Abu Lahab dan Abu Jahal

Abu lahab dab Abu jahal termasuk kelompok orang yang paling keras mengolok – olok dan mengganggu Nabi Muhammad saw. Abu lahab dan abu jahal adalah kaum kafir Quraisy yang sangat membenci Nabi Muhammad saw. Kebencian tersebut melahirkan sifat dengki pada diri mereka. Mereka selalu tidak senang melihat keberhasilan Nabi Muhammad saw dalam berdakwah menyebar agama islam. Semakin banyak masyarakat Mekah yang mengikuti Nabi Muhammadsaw semakain besar pula kedengkian Abu lahab dan Abu jahgal kepada Nabi Muhammad saw.
Kedengkian Abu Lahab dan Abu jahal kepada Nabi Muhammad saw terlihat lebih jelas dengan adanya upaya – upaya mereka dalam menghalangi dakwah nabi Muhammad saw. Mereka senantiasa berlaku jahat terhadap orang – orang yang baru masuk isalam. Berikut ini diantara upaya – upaya Abu Lahab dan Abu Jahal dalam menghalangi dakwah Nabi Muhammad saw.

a. Melarang masyarakat mekah untuk mengukuti ajakan Nabi Muhammad saw
b. Melempari Nbi Muhammad saw dengan kotoran binatang
c. Mengolok – olok dan menyumpahi Nabi Muhammad saw, mencelakai Nabi Muhammad saw dan bahkan mau membunuh Nabi Muhammad saw
d. Menyiksa para pengikut Nabi Muhammad saw.

Sebagai orang muslim, kita tentu tidak akan meniru perilaku dengki Abu Lahab dan Abu jahal tersebut. Agar kita terhindar dari perilaku tercela tersebut, marilah kita pelajari maksud dari dengki.

1. Pengertian dengki

Dengki adalah suatu perasaan tidak rela terhadap kebaikan atau nasib baik yang ada pada orang lain. Sifat dengki biasanya berawal dari sifat iri hati terhadap keberhasilan orang lain. Ketika iri hati tersebut semakin kuat, maka akan melahirkan sifat dengki. Dengki biasanya akan diikuti dengan tindakan agar orang lain tidak mendapatkan kesenangan atau keberhasilan.
Iri adalah perasaan kurang senang terhadap keberhasilan orang lain. Sifat iri ini tidak diikuti dengan upaya atau tindakan untuk mengurangi atau menghilangkan kebahagiaan orang lain, sedangkan dengki diikuti dengan upaya untuk mengurangi, menghilangkan, atau bahkan mencelakai orang yang mendapatkan kesenangan atau kebahagiaan.
Sebagai anak islam, jika ada sedikit saja rasa tidak senang kepada teman yang berhasil atau bernasib baik, maka segera hilangkan rasa itu. Perasaan tesebut merupakan bibit dari sebuah kedengkian. Sebagai anak islam tentunya harus ikut senang jika ada teman yang berhasil atau bernasib baik.


2. Hukum dengki

Dengki termasuk sifat yang tercela dan merupakan salah satu penyakit hati yang sanagat dibenci oleh Allah swt. Kamu tentu masih ingat cerita Abu lahabyang mengolok-olok bahkan menyumpahi Nabi Muhammad saw. Ketiak berdakwahdi bukit Shafa. Abu lahab waktu itu menyumpahi Nabi Muhammad saw. Dengan kata- kata ” Celakalah engkau wahai Muhammad!”.

Tidak lama kemudian setelah Abu lahab menyumpahi Nabi Muhammad saw, turunlah firman Allah swt Surah Al – Lahab yang menyatakan bahwa Abu lahab akan binasa dan masuk neraka Yaitu surat Al-Lahab.

Sabda Nabi Muhammad saw :” Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah saw bersabda,’ Jauhkan dirimu dari sifat dengki karena dengki itu memakan kebaiakan, sebagaimana api memakan kayu bakar” ( HR. Abu Dawud )

Dari hadits di atas jelas bahwa kita tidak boleh mempunyai sifat dengki, karena sifat tersebut bisa menghabiskan semua amal kebaikan kita. Jadi, Hukum dengki adalah haram.

3. Kerugian akibat dengki

Orang yang mempunyai sifat dengki akan rugi. Orang yang mempunyai sifat dengki lama – kelamaan akan dijauhi oleh masyarakat dan dikucilkan dalam pergaulan.
Diantara kerugian - kerugian dari orang yang mempunyai sifat dengki adalah sebagai berikut :
a. Hatinya selalu gelisah dan tidak tenang
b. Sibuk memikirkan cara agar orang lain atau temannya gagal atau tidak bahagia
c. Kehilangan amal kebaikan yang sudah diperbuat
d. Dijauhi oleh masyarakat